Serbaneka Informasi Kavling Produktif Lele Dan Keunggulanya

kavling produktif syariah

Kavling produktif Lele merupakan kawasan properti dengan mengkombinasikan investasi dalam bidang pertanahan dan  budidaya hewan yang produktif seperti lele. Investasi di kavling produktif lele ini tergolong sebagai investasi jangka pendek diimana pertahunnya mampu menghasilkan keuntungan yang signifikan sesuai dengan periode panennya sekitar 2-3 kali setahun.Tidak hanya itu jika dimanajemen dan dikembangkan secara baik maka aset kavling produktif lele ini akan dapat terus menghasilkan secara berkelanjutan dengan estimasi 90 -120 tahun yang sudah tentu bisa menjadi warisan anda kepada anak dan cucu anda.

Begitu bagusnya kesempatan investasi ini,sehingga amatlah sayang kita melewatkannya begitu saja, berikut ini informasi lengkap terkait kavling produktif lele.

Rangkuman Informasi Lengkap Kavling Produktif Lele dan Keunggulannya

Sebelum anda mulai terjun ke dunia bisnis properti produktif lele ini, alangkah baiknya ana mengetahui seluk beluk informasi yang lengkap terkait produk investasi properti ini. Mari simak informasi secara lebih lengkap pada rangkuman informasi di bawah ini.

  • Kapasitas Jumlah Lele Dalam Medium Penampungan

Untuk menjalankan bisnis properti budidaya lele anda dapat memilih  beberapa varian medium penampungan untuk mendukung tumbuh kembang lele yang akan anda ternakan dalam lahan properti kavling produktif lele. Medium tersebut dapat berupa kolam yang terbuat dari tepal, tanah, beton maupun dari drum plastik. Idealnya kolam memiliki luas sekitar 4 Meter dan tinggi 1 meter untuk meminimalisir ruang dalam lahan produktif anda. Selain itu kolam lele ini mampu menampung bibit ikan lele sekitar 10.000 buah dengan ukuran sebesar 5 sampai 7 cm.

  • Estimasi Waktu dan Jumlah Panen

Dalam bisnis kavling produktif lele ini anda bisa mendapatkan keuntungan dari hasil panen yang ada. Oleh karena itu penting bagi anda untuk menaksir waktu panen dan juga hasil yang akan diperoleh, normalnya untuk lahan produktif ternak lele dapat memasuki waktu panen sekitar 3 sampai 4 bulan setiap tahunya. Setiap waktu panen ternak lele umumnya kita akan mendapatkan hasil sebesar 850 Kg.

  • Biaya Perawatan Ternak Lele

Dikarenakan medium pengembangbiakan biasanya sudah disediakan oleh pihak pengembang kavling produktif lele, anda hanya cukup memikirkan terkait biaya pemeliharaan yang termasuk kedalamnya pembelian bibit baru dan bahan pakan. Dimana jumlah biaya perawatan tersebut dapat mencapai harga kurang lebih sebesar Rp.8.000.000. Jika anda tidak mau repot untuk mengurusi investasi ternak lele produktif ini, tenang saja para pengembang juga menyediakan layanan perawatan investasi produktif anda bahkan ditambah dengan mencarikan jalur distribusi yang ideal bagi investasi properti produktif anda dengan syarat adanya bagi hasil keuntungan setiap penghasilan panen yang didapat dengan nilai sebesar 50%.

  • Asumsi Pendapatan Ternak Lele

Asumsikan saja apabila masa panen lele akan berlangsung 3 sampai 4 bulan sekali lalu dalam sekali panen kavling produktif lele tersebut anda memperoleh besaran sekitar 850 Kg. Selanjutnya mulailah penghitungan dengan mengkalikan jumlah panen dalam area ternak lele aktif  anda dengan harga jual dasar katakanlah harga yang terendah untuk daerah Jabodetabek sekitar Rp.15.000. Maka dalam sekali panen anda bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp.12.750 dan akan berlipat sesuai dengan waktu panen anda yang diestimasi 3 sampai 4 bulan maka dalam setahun anda bisa meraih omset keuntungan sekitar Rp.51.000.000 per tahun.

Dengan keuntungan investasi secara berkala baik jangka pendek dengan keuntungan setiap 2-3 bulan per tahunya hingga estimasi lama waktu yang cukup panjang serta berkelanjutan. Membuat produk investasi Kavling Produktif Lele ini bisa menjadi pilihan utama anda untuk memulai berinvestasi di bidang properti. Mari mulai berbisnis dan buktikan kebenaranya!