Sejarah Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu

Sejarah Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu

Pulau Pramuka merupakan salah satu gugusan pulau yang terdapat di Kelurahan Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Ibukota Jakarta. Pulau yang satu ini memiliki luas sekitar 16,73 ha dengan populasi 2000 jiwa. Mayoritas penduduk di Pulau Pramuka 90% beragama Islam.

Untuk bisa mencapai pulau kecil tersebut, anda bisa melewati perjalanan laut dengan menaiki perahu motor tradisional dari pelabuhan Kali Adem yang terletak di Muara Angke, Kelurahan Kapuk Muara. Selain dari Muara Angke, para wisatawan bisa mengunjungi pulau tersebut dengan perahu motor (speed boat) dari Marina Ancol.

baca juga : pulau tidung

Di sekitar pulau Pramuka, juga banyak terdapat pulau-pulau lainnya yang juga tak kalah menarik dan mempesona. Bila anda ingin melakukan perjalanan ke sekitar Pulau Pramuka, ojek perahu siap mengantar anda dengan biaya yang terjangkau tentunya.

Namun pada artikel ini, penulis telebih dahulu menjelaskan tentang sejarah Pulau Pramuka sebelum menceritakan mengenai wisata di pulau ini pada artikel selanjutnya. Selengkapnya, simak pada tulisan berikut ini

Sejarah Pulau Pramuka

Tentu bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya, tempat ini sudah tak asing lagi di mata mereka. Bukan sekedar pulau belaka, tetapi merupakan tempat wisata indah yang memanjakan mata. Sebelum benar-benar bernama Pramuka, ternyata pulau yang satu ini tidak menggunakan nama tersebut kala masa pemerintahan orde lama, bagaimana sejarahnya?

baca juga : wisata pulau tidung

Pada masa orde lama, pulau di Kepulauan Seribu ini masih memiliki nama Pulau Elang. Penamaan tersebut dikarenakan banyaknya burung Elang yang hidup disana. Seakan pulau tersebut menjadi habitat utama dari burung pemakan daging tersebut. Bahkan saat itu, burung elang dijadikan sebagai lambang dari Kota Jakarta.

Lama kelamaan burung elang di pulau tersebut semakin berkurang populasinya. Penyebabnya yakni adanya pembersihan pulau yang membuat hewan tersebut kehilangan tempat tinggal. Pulau tersebut akan dijadikan sebagai perkampungan untuk tempat tinggal warga, dimana saat itu populasi penduduknya sudah semakin meningkat.

Sejarah nama Pulau Pramuka berawal dari adanya kegiatan kepramukaan di tempat tersebut. Para pihak kepramukaan mengirimkan anggotanya untuk berlatih di pulau tersebut pada kisaran tahun 1950 hingga 1970-an sebelum mengikuti Bumi Perkemahan Cibubur di Jakarta.

baca juga : paket wisata pulau tidung

Kesimpulan

Jadi, dapat kita simpulkan bahwa adanya istilah pramuka pada nama pulau tersebut berawal dari adanya pelatihan dan kegiatan kepramukaan yang sering diadakan di tempat tersebut. Sekian, semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca.

Sejarah Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu